Penilaian Proses dan Hasil Belajar PAI Kurikulum Merdeka Berbasis Taksonomi Bloom Revisi (2024)
DOI:
https://doi.org/10.61683/jome.v4i1.295Kata Kunci:
Bloom Revisi, HOTS, Kurikulum Merdeka, Penilaian pembelajaran PAIAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penilaian proses dan hasil belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam Kurikulum Merdeka berbasis Taksonomi Bloom Revisi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan, seperti buku, jurnal, dan dokumen resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa penilaian dalam Kurikulum Merdeka mengalami pergeseran paradigma dari penilaian berbasis hasil menuju penilaian yang menekankan proses pembelajaran secara berkelanjutan dan autentik. Integrasi Taksonomi Bloom Revisi memberikan kerangka sistematis dalam menyusun instrumen penilaian yang mencakup kemampuan berpikir tingkat rendah hingga tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS). Namun, implementasi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan pemahaman guru, dominasi penilaian kognitif tingkat rendah, serta belum optimalnya penilaian afektif dan psikomotorik. Oleh karena itu, diperlukan upaya strategis melalui peningkatan kompetensi guru, pengembangan instrumen penilaian yang inovatif, serta pemanfaatan teknologi dalam evaluasi pembelajaran. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model konseptual penilaian PAI yang lebih komprehensif, autentik, dan relevan dengan tuntutan pendidikan abad ke-21.
Referensi
Anderson, L. W., & Krathwohl, D. R. (2001). A taxonomy for learning, teaching, and assessing: A revision of Bloom’s taxonomy of educational objectives. New York: Longman.
Arifin, Z. (2017). Evaluasi pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Azra, A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Jakarta: Kencana.
Biggs, J. (1996). Enhancing teaching through constructive alignment. Higher Education, 32(3), 347–364.
Black, P., & Wiliam, D. (2009). Developing the theory of formative assessment. Educational Assessment, 21(1), 5–31.
Brookhart, S. M. (2010). How to assess higher-order thinking skills in your classroom. Alexandria: ASCD.
Hidayat, T., & Anwar, S. (2024). Evaluasi pembelajaran PAI dalam Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Islam, 15(1), 45–60.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta.
Krathwohl, D. R. (2002). A revision of Bloom’s taxonomy. Theory Into Practice, 41(4), 212–218.
Krippendorff, K. (2018). Content analysis: An introduction to its methodology (4th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.
Mulyasa, E. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Pratama, R. (2024). Penerapan HOTS dalam pembelajaran PAI. Jurnal Pendidikan, 13(2), 101–115.
Rahmawati, D. (2025). Penilaian sikap dalam pembelajaran PAI. Jurnal Evaluasi Pendidikan, 9(1), 67–80.
Retnawati, H., et al. (2018). Teachers’ difficulties in implementing HOTS. International Journal of Instruction, 11(3), 215–232.
Sari, M., & Nugroho, A. (2024). Authentic assessment in Islamic education. Journal of Islamic Education Research, 8(2), 120–135.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills. San Francisco: Jossey-Bass.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st century skills: Learning for life in our times. San Francisco: Jossey-Bass.
Widodo, A. (2023). Implementasi penilaian berbasis HOTS dalam pembelajaran PAI di era Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Islam, 12(2), 145–160
Wiggins, G. (1998). Educative assessment. San Francisco: Jossey-Bass
Zed, M. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Humaira, Ansor

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





