Menyemarakkan Kegiatan Keagamaan Untuk Penguatan Kesalehan Beragama Di Desa Setul Kecamatan Tripe Jaya, Gayo Lues
DOI:
https://doi.org/10.61683/josce.vol101.2024.30-39Kata Kunci:
Setul Village, Religious Piety, PRA (Participatory Rural Appraisal)Abstrak
Beragama yang merupakan sebuah fitrah manusia tidak cukup hanya mengakui dengan lisan saja tapi harus meyakinkan dengan hati dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pengamalan beragama juga harus selalu dievaluasi dan ditingkatkan sehingga bertahan dalam jiwa seseorang. Pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu dari tri darma perguruan tinggi mempunyai tugas edukasi kepada masyarakat dengan salah satu tujuannya adalah peningkatan kesalehan beragama. Artikel ini akan menguraikan program peningkatan kesalehan beragama si kampung Setul, Tripe Jaya kabupaten Gayo Lues, Aceh. Karena kekurangan Sumber Daya Manusia dan kesibukan mencari nafkah, beberapa kegiatan keagamaan di Setul mulai jarang dilaksanakan bahkan hilang. Metode dalam melaksanakan pengabdian ini menggunakan metode PRA (Participatory Rural Appraisal) yang mendorong masyarakat pedesaan untuk turut serta meningkatkan kemampuan dalam menganalisa keadaan mereka terhadap kehidupan dan kondisinya, agar mereka dapat membuat rencana dan tindakan sendiri serta bisa melanjutkan kembali kegiatan setelah selesai pengabdian. Diantara kegiatan keagamaan yang didorong untuk peningkatan kesalehan mendirikan Taman pendidikan Alquran dan optimalisasi wirid. Dari kegiatan ini masyarakat menyambut sangat antusias dan berpartisipasi dengan aktif.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 JoSCE : Journal of Services and Community Empowerment

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





