Gerakan Peduli Lingkungan Melalui Penanaman Mangrove dalam Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional

Penulis

  • Ahmad Nubli Gadeng Universitas Syiah Kuala
  • Daska Azis Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Mirza Desfandi Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Syahrul Ridha Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Amelia Zahara Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Ruliani Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Muhammad Hafizul Furqan Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Puspita Annaba Kamil Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Novia Zalmita Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Fitriani Yulianti Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Husna Diah Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Mice Putri Afriyani Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Cut Vita Rajiatul Jummi Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • muhammad al-farisy Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala
  • Ade Fitria Departemen Pendidikan Geografi FKIP Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.61683/josce.vol21.2025.1-8

Kata Kunci:

pengabdian masyarakat; ekologi pesisir; pendidikan geografi; Aceh

Abstrak

Gerakan penanaman mangrove yang dilaksanakan di pesisir Mon Singet, Gampong Kajhu, Aceh Besar, merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat dalam rangka memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional. Kegiatan ini bukan sekadar aksi simbolis, tetapi merupakan sebuah upaya untuk menyentuh kembali relasi manusia dan alam, terutama di wilayah yang pernah menjadi saksi dahsyatnya bencana tsunami 2004 silam. Hutan mangrove yang rusak dan terabaikan menjadi titik pangkal refleksi ekologis, sekaligus ruang pembelajaran kolaboratif bagi mahasiswa, pelajar, dosen, masyarakat lokal, dan mitra akademik dari Department of Geography, Universiti Malaya. Melalui pendekatan partisipatif dan edukatif, kegiatan ini mencakup sosialisasi, penanaman bibit mangrove, hingga aksi bersih pantai. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keterlibatan langsung dalam aksi lingkungan mampu menumbuhkan empati ekologis, kesadaran kolektif, serta memperkuat nilai-nilai pendidikan geografi berbasis lokalitas. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian Internasional ini mengajarkan bahwa pelestarian lingkungan bukanlah tanggung jawab teknis atau kebijakan pemerintah semata, tetapi juga merupakan tindakan sosial yang memerlukan kolaborasi lintas sektor, dan tindakan sosial yang melibatkan hati, pengetahuan, dan keberanian untuk bergerak bersama demi masa depan yang lebih lestari, sehingga mampu menyelamatkan generasi mendatang dari ancaman  bencana tsunami yang berpotensi terjadi kapan saja dan di mana saja.

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2025

Cara Mengutip

Gadeng, A. N., Azis, D., Desfandi, M., Ridha, S., Zahara, A., Ruliani, R., Furqan, M. H., Kamil, P. A., Zalmita, N., Yulianti, F., Diah, H., Putri Afriyani, M., Rajiatul Jummi, C. V., Al-Farisy, M., & Fitria, A. (2025). Gerakan Peduli Lingkungan Melalui Penanaman Mangrove dalam Memperingati Hari Keanekaragaman Hayati Internasional . JoSCE : Journal of Services and Community Empowerment, 2(1), 1–8. https://doi.org/10.61683/josce.vol21.2025.1-8

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.