Tinjauan Teoritis Pendidikan Akidah dalam Keluarga sebagai Strategi Pencegahan Internet Gaming Disorder (IGD)

Penulis

  • Irhas IAIN Takengon

DOI:

https://doi.org/10.61683/jome.v3i1.252

Kata Kunci:

Pendidikan Akidah, Internet Gaming Disorder, Keluarga, Pencegahan, Psikososial Islami

Abstrak

Penelitian ini merupakan tinjauan teoretis yang bertujuan untuk mengkaji peran pendidikan akidah dalam keluarga sebagai strategi pencegahan Internet Gaming Disorder (IGD) dalam keluarga. IGD merupakan gangguan perilaku adiktif yang semakin mengancam perkembangan psikososial anak di era digital. Keluarga sebagai institusi pendidikan pertama memiliki peran strategis dalam membentuk akidah dan kontrol diri anak agar terhindar dari perilaku adiktif. Artikel ini menunjukkan bahwa pendidikan akidah berkontribusi dalam memperkuat kontrol diri anak melalui penanaman nilai tauhid, kesadaran moral, dan regulasi diri yang berlandaskan keimanan. Prinsip tauhid juga berperan dalam membangun kesadaran digital, yakni kemampuan anak menempatkan penggunaan teknologi secara proporsional dan tidak menjadikannya sebagai objek ketergantungan emosional. Kajian ini merekomendasikan strategi implementasi pendidikan akidah dalam keluarga, termasuk pembiasaan nilai, keteladanan, pendampingan digital, dan penguatan komunikasi religius sebagai upaya preventif terhadap risiko IGD. Temuan konseptual ini menegaskan bahwa penguatan akidah dalam keluarga memiliki potensi signifikan dalam membentuk perilaku digital yang sehat serta mencegah kecenderungan adiktif pada game online.

Referensi

American Psychiatric Association. (2013). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (Ed. 5).

Bandura, A. (2001). Social Cognitive Theory : An Agentic Perspective, 1–26.

Bonnaire, C., & Phan, O. (2017). Relationships between parental attitudes, family functioning and Internet gaming disorder in adolescents attending school. Psychiatry Research, 255(January), 104–110. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2017.05.030

Hamka. (2003). Tafsir al-Azhar. Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd.

King, D. L., & Delfabbro, P. H. (2019). Internet Gaming Disorder: Theory, Assessment, Treatment, and Prevention. Academic Press.

Montag, C. (n.d.). Internet Addiction.

Rooij, A. J. Van. (n.d.). Online video game addiction.

Teng, Z., Pontes, H. M., Nie, Q., Xiang, G., Griffiths, M. D., & Guo, C. (2020). Internet Gaming Disorder and Psychological Well-being: A Longitudinal Study of Older-aged Adolescents and Emerging Adults. Addictive Behaviors, 106530. https://doi.org/10.1016/j.addbeh.2020.106530

Wang, Q., Ren, H., Long, J., Liu, Y., & Liu, T. (2019). Research progress and debates on gaming disorder, (May 2013), 1–6. https://doi.org/10.1136/gpsych-2019-100071

Wartberg, L., Aden, A., Thomsen, M., & Thomasius, R. (2015). [Relationships between family interactions and pathological internet use in adolescents: an review]. Zeitschrift fur Kinder- und Jugendpsychiatrie und Psychotherapie, 43(1), 9—17; quiz 18—9. https://doi.org/10.1024/1422-4917/a000328

Wartberg, L., Kammerl, R., Rosenkranz, M., Hein, S., Schwinge, C., Petersen, K., & Thomasius, R. (2014). The Interdependence of Family Functioning and Problematic Internet Use in a Representative Quota Sample of Adolescents, 17(1), 14–18. https://doi.org/10.1089/cyber.2012.0494

Yen, J.-Y. et al. (2007). Family Factors of Internet Addiction and Substance, 10(3). https://doi.org/10.1089/cpb.2006.9948

Unduhan

Diterbitkan

2025-07-15

Cara Mengutip

Irhas. (2025). Tinjauan Teoritis Pendidikan Akidah dalam Keluarga sebagai Strategi Pencegahan Internet Gaming Disorder (IGD). Malewa: Journal of Multidisciplinary Educational Research, 3(1), 91–97. https://doi.org/10.61683/jome.v3i1.252

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.