Doktrin Qadar Dalam Islam
Memahami Dinamika antara Free Will dan Determinisme
DOI:
https://doi.org/10.61683/isme.vol12.2023.11-23Kata Kunci:
Kebebasan Kehendak, Determinisme, Qadar, IslamAbstrak
Dinamika antara kebebasan kehendak dan determinisme dalam doktrin Qadar dalam Islam memunculkan perdebatan panjang. Konsep Qadar mencakup elemen-elemen deterministik yang kuat, seperti ketetapan Allah, takdir, pengujian, dan pengetahuan Allah tentang masa depan Ini menciptakan keseimbangan unik antara determinisme dan kebebasan manusia dalam Islam. Pemikiran kontemporer tentang Qadar mencerminkan keragaman pandangan, termasuk perdebatan antara tradisionalis dan modernis, serta pertanyaan tentang sejauh mana determinisme mempengaruhi kebebasan manusia. Berbagai pendekatan interpretatif terhadap Qadar dalam Islam mencerminkan keragaman budaya, sosial, dan intelektual dalam dunia Muslim. Diskusi tentang kebebasan kehendak dan determinisme dalam konteks Qadar adalah isu yang kompleks dan mendalam dalam pemikiran Islam. Konsep Qadar mencakup elemen deterministik yang kuat, tetapi juga mengakui kebebasan manusia dalam membuat pilihan. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang mendalam dan berfokus pada analisis literatur. Sebagian besar data diperoleh dari karya-karya cendekiawan dan pemikir terkemuka yang membahas konsep Qadar dalam Islam. Penelitian ini dapat diklasifikasikan sebagai penelitian kepustakaan (Library Research). Data sekunder juga diambil dari buku-buku kalam dan jurnal yang relevan. Pendekatan eksploratif-fenomenologis digunakan untuk mendalamkan pemahaman tentang konsep Qadar dalam konteks Islam.
Kata Kunci: Kebebasan Kehendak; Determinisme; Qadar; Islam.
The dynamics between free will and determinism in the doctrine of Qadar in Islam have sparked lengthy debates. The concept of Qadar encompasses strong deterministic elements, such as Allah's decree, destiny, testing, and Allah's knowledge of the future. This creates a unique balance between determinism and human freedom in Islam. Contemporary thinking on Qadar reflects a diversity of perspectives, including debates between traditionalists and modernists, as well as questions about the extent to which determinism influences human freedom. Various interpretative approaches to Qadar in Islam reflect cultural, social, and intellectual diversity within the Muslim world. Discussions about free will and determinism in the context of Qadar are complex and profound issues in Islamic thought. The concept of Qadar includes strong deterministic elements but also acknowledges human freedom in making choices. This research adopts a deep qualitative approach focusing on literature analysis. Most of the data are derived from the works of scholars and leading thinkers who discuss the concept of Qadar in Islam. This research can be classified as library research. Secondary data are also drawn from relevant philosophy books and journals. An exploratory-phenomenological approach is used to deepen the understanding of the concept of Qadar in the context of Islam.
Keywords: Free Will; Determinism; Qadar; Islam.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Futikatus Sa'diyah, Azwar Sani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





