Wacana Moderasi Beragama Berdasarkan Dalil Naqli dan Akli

Penulis

  • Mutiara Hardewita Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.19-26

Kata Kunci:

Moderasi Beragama, Al-Qur'an, Akli

Abstrak

Agama adalah bentuk keyakinan kepada Tuhan dan interaksi kepada Tuhan. Tidak jarang ditemukan bahwa banyaknya konflik yang terjadi dalam perdampingan antara perbedaan yang dikarenakan kepercayaan agama beserta praktek keagamaan masing-masing. Al-Quran sebagai dalil naqli memuat aturan kehidupan di dalamnya, begitu juga perihal diperintahkannya untuk bersikap yang menjadi istilah moderasi agama dan memunculkan wacana moderasi beragama berdasarkan dalil akli. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan memperoleh data melalui studi pustaka dengan metode analisis deskriptif. Penulisan ini digunakan untuk mengetahui apa saja wacana moderasi beragama dalam dalil naqli dan berdasarkan dalil Akli. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis wacana moderasi beragama dalam dalil naqli dan dalil akli. Hasil menyatakan bahwa moderasi beragama muncul dan dipaparkan dalam Al-Quran dari fenomena berkebangsaan, moderasi beragama sebagai suatu pertengahanan, sebagai toleransi, dan merupakan suatu konsep keseimbangan dan adil, serta berdasarkan dalil akli, dimana moderasi beragama dipaparkan dari adanya ekstrimisme dan fanatisme. Tidak hanya dari dalil naqli yang menjadi sumber hukum tertulis, moderasi agama juga dapat dipaparkan sekaligus dengan dalil akli yang dapat diterima oleh akal.

Referensi

Abror, M. (2020). Moderasi Beragama Dalam Bingkai Toleransi. RUSYDIAH: Jurnal Pemikiran Islam, 1(2), 137–148. https://doi.org/10.35961/rsd.v1i2.174

Afwadzi, B., & Miski, M. (2021). RELIGIOUS MODERATION IN INDONESIAN HIGHER EDUCATIONS: Literature Review. ULUL ALBAB Jurnal Studi Islam, 22(2), 203–231. https://doi.org/10.18860/ua.v22i2.13446

Alagha, J. (2015). Moderation and the Performing Arts in Contemporary Muslim Societies. The American Journal of Islamic Social Sciences, 32(3), 44–68. https://doi.org/DOIhttps://doi.org/10.35632/ajis.v32i3.270

Al-Qur’an. (n.d.). Dalam Al-Qur’an dan Terjemahannya (edisi ke-3). Kementerian Agama Republik Indonesia.

Amar Muzaki, I. (2019). Pendidikan Toleransi Menurut Q.S. Al-Baqarah Ayat 256 Perspektif Ibnu Katsier. Wahana Karya Ilmiah, 3(2), 406–414. https://journal.unsika.ac.id/index.php/pendidikan/article/view/2031

Anggraini, R. D. (2022). Analisis Konsep Sekularisasi Ditinjau dari Perspektif Nurcholish Madjid. Pemikiran Islam Nurcholish Madjid.

Astuti, S. (2018). Interaksi Masyarakat Multireligius Di Desa Tegalsari Belitang Ii Oku Timur Sumatera Selatan. Religi Jurnal Studi Agama-Agama, 13(2), 235. https://doi.org/10.14421/rejusta.2017.1302-06

Bakker, A., & Zubair, A. C. (1990). Metodologi Penelitian Filsafat. Kanisus.

Borissova, A. S., Kurguzenkova, Z. V., & Nikishin, V. D. (2018). Translation of religious and extremist texts: Forensiclinguistic expert examination. Russian Journal of Linguistics, 22(2), 448–473. https://doi.org/10.22363/2312-9182-2018-22-2-448-473

Djaman, S., & Komariah, A. (2011). Metode Penelitian Kualitatif. Alfabeta.

Faiqah, N., & Pransiska, T. (2018). Radikalisme Islam Vs Moderasi Islam: Upaya Membangun Wajah Islam Indonesia Yang Damai. Al-Fikra : Jurnal Ilmiah Keislaman, 17(1), 33. https://doi.org/10.24014/af.v17i1.5212

Fitriani, N. E. (2023). Komunikasi Interpersonal FKUB Trenggalek Dalam membangun Semangat Toleransi Beragama. El-Wasathiyah, 11(1), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v11i1.5217

Fridiyanto, Riza, F., & Firmansyah, F. (2023). . “Mengelola Multikulturalisme: Agama, Politik, Pendidikan, Sosial dan Budaya.”

Gede, O. :, Siswadi, A., Bagus, I., Candrawan, G., Dewa, I., Puspadewi, A., Tinggi, S., Hindu, A., Jawa, N., & Klaten-Jateng, D. (2024). Membangun Nilai-Nilai Moderasi Beragama di Tengah Masyarakat Plural: Sebuah Pendekatan Filsafat Agama. Widya Aksara, 29(2), 1–13. https://doi.org/https://doi.org/10.54714/widyaaksara.v29i2.280

Hanafi, I. (2018). Agama dalam Bayang-Bayang Fanatisme. TOLERANSI : Media Komunikasi Umat Beragama, 10(1), 48–67. http://ejournal.uin-suska.ac.id/index.php/toleransi/article/view/5720

Hasan, M. (2021). Prinsip Moderasi Beragama Dalam Kehidupan Berbangsa. Jurnal Mubtadiin, 7(2), 111–123. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/mubtadii

Huda, A. N. (2023). GENEALOGI DAN PERKEMBANGAN SEKTARIANISME DALAM ISLAM. 08, 13–22. https://journal.madinatulilmi.ac.id/index.php/safina/article/view/38

Iskandar, & Materan. (2024). Narasi Moderasi Beragama dalam Manuskrip Melayu Kawasan Borneo : Sebuah Model Penerapan Pendidikan Inklusi. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(1), 2181–2192. https://doi.org/https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.1222

Jalil, A. (2021). Aksi Kekerasan Atas Nama Agama. Andragogi: Jurnal Diklat Teknis Pendidikan Dan Keagamaan, 9(2), 220–234. https://doi.org/10.36052/andragogi.v9i2.251

Komaruddin, H. (2019). Agama untuk Peradaban: Membumikan etos agama dalam kehidupan. Pustaka Alvabet.

La Adi, S. Pd, M. P. I. (2022). Konsep Dakwah Dalam Islam. Jurnal Pendidikan Ar-Rasyid, 7(1), 1–23. https://www.journal.staisyarifmuhammad.ac.id/index.php/jp/article/view/27

Lesmana, R. P. D., & Syafiq, M. (2022). Fanatisme Agama dan Intoleransi pada Pengguna Media Sosial. Character : Jurnal Penelitian Psikologi, 9(3), 36–49. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/cjpp.v9i3.46146

Manshur, F. M., & Husni, H. (2020). Promoting Religious Moderation through Literary-based Learning: A Quasi-Experimental Study. International Journal of Advanced Science and Technology, 29(6), 5849–5855. https://www.researchgate.net/profile/Fadlil-Munawwar-Manshur-2/publication/342776489_Promoting_Religious_Moderation_through_Literary-based_Learning_A_Quasi-Experimental_Study/links/5f05c362299bf188160a4f7e/Promoting-Religious-Moderation-through-Literary-b

Marzali, A. (2017). Agama dan Kebudayaan. Umbara, 1(1), 57–75. https://doi.org/10.24198/umbara.v1i1.9604

Nabila, S. A. P., & Endy Muhammad Fadlullah. (2022). Wasathiyah (Moderasi Beragama) Dalam Perspektif Quraish Shihab. International Journal of Educational Resources, 03(03), 79. https://doi.org/https://doi.org/10.59689/incare.v3i1.390

Nugraha, A. L., & Hasan, M. (2022). Reposisi Akal Sebagai Sumber Dalil Ekonomi Islam. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(02), 1626–1632. https://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/4836

Nurdin, F. (2021). Moderasi Beragama menurut Al-Qur’an dan Hadist. Jurnal Ilmiah Al-Mu’ashirah, 18(1), 59. https://doi.org/10.22373/jim.v18i1.10525

Ramadhani, A., & Setyoningrum, M. U. (2023). Penguatan Nilai Moderasi Beragama Melalui Pendidikan Agama Islam Di Sma Negeri 7 Samarinda. At-Ta’Dib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 15(1), 76–89. https://doi.org/10.47498/tadib.v15i1.1802

Saifuddin, L. H. (2019). Moderasi Beragama. Kementerian Agama RI.

Subchi, I., Zulkifli, Z., Latifa, R., & Sa’diyah, S. (2022). Religious Moderation in Indonesian Muslims. Religions, 13(5), 1–11. https://doi.org/10.3390/rel13050451

Syaf, M. N. (2022). Moderasi Beragama Dalam Islam. Pancawahana: Jurnal Studi Islam, 17(2), 1–14. http://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/pwahana/article/view/5145%0Ahttp://ejournal.kopertais4.or.id/tapalkuda/index.php/pwahana/article/download/5145/3529

Ulya, I. (2016). Pendidikan Islam Multikultural Sebagai Resolusi Konflik Agama Di Indonesia. Fikrah, 4(1), 20. https://doi.org/10.21043/fikrah.v4i1.1663

Yaakub, Bakir, M., & Othman, K. (2016). A Textual Analysis For The Term’wasatiyyah’(islamic Moderation) In Selected Quranic Verses And Prophetic Tradition. Journal of Education and Social Science, 5, 64. https://oarep.usim.edu.my/jspui/handle/123456789/8500

Zamroji, N., Rosyadi, Z., Nahdiyah, U., & Widiastuti, M. R. (2021). Model Moderasi Beragama di Desa Sidodadi Kecamatan Garum Kabupaten Blitar. Jurnal Pendidikan: Riset Dan Konseptual, 5(4), 572–580. www.journal.unublitar.ac.id/jp

Zulkarnain, Z. (2021). Teologi Islam dan Fanatisme Perilaku Sosial Beragama. Al-Hikmah: Jurnal Theosofi Dan Peradaban Islam, 3(2). https://doi.org/10.51900/alhikmah.v3i2.11023

Zulkarnain, Z., & Haq, Z. (2020). Pengaruh Fanatisme Keagamaan terhadap Perilaku Sosial. Kontekstualita, 35(01), 25–38. https://doi.org/10.30631/35.01.25-38

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Hardewita, M. (2025). Wacana Moderasi Beragama Berdasarkan Dalil Naqli dan Akli. ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(1), 19–26. https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.19-26

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.