Membangun Praktik Keagamaan Yang Inklusif Dan Dialogis

Telaah Terhadap Pendekatan Teologis Normatif

Penulis

  • Muhammad Ghifary Ramadani Mallo Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.27-34

Kata Kunci:

Normatif, Pendekatan, Teologis

Abstrak

Keragaman beragama adalah bagian dari warna warni dalam kehidupan antarumat beragama. Kehidupan antarumat beragama yang dilandasi dengan doktrin-dokrtin agama menjadi pijakan untuk menjalankan keyakinan dan kepercayaan yang dianut. Salah satunya adalah konsep teologis normatif. Pendekatan yang menitikberatkan nilai-nilai ketuhanan dan normatif. Pendekatan yang dianggap menegasikan kebenaran ajaran tertentu dan menafikan yang lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan lain atau rekonstruksi agar terciptanya praktik keagamaan yang inklusif dan dialogis sehingga melahirkan keharmonisan dan kedamaian. Pada penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, menganalisis pendekatan teologis normatif dan bagaimana implikasinya terhadap kehidupan beragama. Alhasil, keragaman dalam beragama tetap membutuhkan pendekatan ini sebagai cara untuk menjaga orisinalitas agama, namun memerlukan cara-cara inklusif dan dialogis agar tidak terkesan kaku dan eksklusif terhadap umat beragama lainnya.

Referensi

Abdullah, M. Y. (2006). Studi Islam Kontemporer. AMZAH.

Ananda, M. A., & Masykur, S. M. (2022). Pendekatan Teologis-Normatif Dalam Studi Islam.

Anwar, R., Yunus, B. M., & Saehudin. (2009). Pengantar Studi Islam, Disusun Berdasarkan Kurikulum Terbaru Perguruan Tinggi Islam. Pustaka Setia.

Ariani, R., Kamal, T., Hakim, R., Hanafi, H., & Julhadi. (2024). Pendekatan Normatif-Teologis Dalam Studi Islam. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan), 3(4), 227–235.

Arifin, S. (2009). Studi Agama: Perspektif Sosiologis & Isu-isu Kontemporer. UMM Press.

Baidi. (2010). Agama dan Multikulturalisme: Pengembangan Kerukunan Masyarakat Melalui Pendekatan Agama. Journal of Religious Studies, 10, 1–29. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/millah.ed.khus.art1

Daya, B. (2004). Agama Dialogis: Merenda Dialektika Idealita dan Realita Hubungan Antaragama. LKiS.

Farikhatin, A. (2013). Membangun Keberagamaan Inklusif-Dialogis di SMA Piri I Yogyakarta (Pengalaman Guru Agama Mendampingi Peserta Didik di Tengah Tantangan Radikalisme). Maarif, 8(1).

Ghazali, D. A., & Gunawan, H. (2015). Studi Islam: Suatu Pengantar Dengan Pendelatan Interdisipline. PT Remaja Rosdakarya.

Habibi, M. M. (2017). Corak Pendidikan Islam Inklusif. Jurnal EL-Tarbawi, X(1), 35–48.

Hasanah, H. (2013). Pengantar Studi Islam. Penerbit Ombak.

Ismail, F. (2014). Dinamika Kerukunan Antarumat Beragama. PT Remaja Rosdakarya.

Jamil, M. M. (2011). Multikulturalisme Dalam Perspektif Agama dan Kepercayaan (Menimbang Islam Kultural). Nasional Pelaksanaan Multikulturalisme Dalam Pembangunan Kebudayaan Dan Pariwisata, 1–16.

Muhaimin, Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2012). Studi Islam Dalam Ragam. Kencana.

Mustafa, M. D. (2006). Reorientasi Teologi Islam Dalam Konteks Pluralisme Beragama (Telaah Kritis dengan Pendekatan Teologis Normatif, Dialogis dan Konvergensif). Jurnal Hunafa, 3(2), 129–140.

Na’im, N., & Sauqi, A. (2010). Pendidikan Multikultural, Konsep dan Aplikasi. Ar-Ruzz Media.

Nasution, H. (1992). Teologi Islam. UI Press.

Nata, A. (2004). Metodologi Studi Islam. PT RajaGrafindo Persada.

Nata, A. (2011). Studi Islam Komprehensif. Prenadamedia Group.

Pransiska, T. (2017). Menakar Pendekatan Teologis-Normatif Dalam Memahami Agama di Era Pluralitas Agama di Indonesia. Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 5(1), 77–87.

Rachmat, N. (2013). Reaktualisasi Teologi Islam Dalam Pendidikan. Reaktualisasi Teologi Islam Dalam Pendidikan, 9(1), 1–14.

Santoso, K. (2022). Dinamika Pemikiran Islam Dalam Konsep Islam Dogmatis.

Shaifudin, A. (2017). Memaknai Islam dengan Pendekatan Normatif. El-Wasathiyah: Jurnal Studi Agama, 5(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v5i1.3023

Sholikha, D. W., Syahidah, W. N., & Anwar, N. (2023). Metodologi Studi Islam: Tinjauan Filosofis, Sejarah, dan Teologis dalam Pencarian Kebenaran Keagamaan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26557–26565. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10894

Zainuddin. (2013). Solusi Mencegah Konflik Antarumat Beragama. https://uin-malang.ac.id/r/131101/solusi-mencegah-konflik-antarumat-beragama.htm

Zulaiha, S. (2017). Pendekatan Metodologis dan Teologis Bagi Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Guru MI. Ar-Riyah: Jurnak Pendidikan Dasar, 1(01), 45–64. https://doi.org/https://doi.org/10.29240/jpd.v1i1.220

Unduhan

Diterbitkan

2025-06-30

Cara Mengutip

Ramadani Mallo, M. G. (2025). Membangun Praktik Keagamaan Yang Inklusif Dan Dialogis: Telaah Terhadap Pendekatan Teologis Normatif. ISME : Journal of Islamic Studies and Multidisciplinary Research, 3(1), 27–34. https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.27-34

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Obs.: Plugin ini minimal membutuhkan satu plugin statistik/laporan aktif. Jika plugin statistik menghasilkan lebih dari satu metrik, pilihlah metrik utama pada pengaturan halaman admin dan/atau pada halaman pengaturan manajer jurnal.