Membangun Praktik Keagamaan Yang Inklusif Dan Dialogis
Telaah Terhadap Pendekatan Teologis Normatif
DOI:
https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.27-34Kata Kunci:
Normatif, Pendekatan, TeologisAbstrak
Keragaman beragama adalah bagian dari warna warni dalam kehidupan antarumat beragama. Kehidupan antarumat beragama yang dilandasi dengan doktrin-dokrtin agama menjadi pijakan untuk menjalankan keyakinan dan kepercayaan yang dianut. Salah satunya adalah konsep teologis normatif. Pendekatan yang menitikberatkan nilai-nilai ketuhanan dan normatif. Pendekatan yang dianggap menegasikan kebenaran ajaran tertentu dan menafikan yang lainnya. Oleh karena itu, perlu adanya pendekatan lain atau rekonstruksi agar terciptanya praktik keagamaan yang inklusif dan dialogis sehingga melahirkan keharmonisan dan kedamaian. Pada penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif, menganalisis pendekatan teologis normatif dan bagaimana implikasinya terhadap kehidupan beragama. Alhasil, keragaman dalam beragama tetap membutuhkan pendekatan ini sebagai cara untuk menjaga orisinalitas agama, namun memerlukan cara-cara inklusif dan dialogis agar tidak terkesan kaku dan eksklusif terhadap umat beragama lainnya.
Referensi
Abdullah, M. Y. (2006). Studi Islam Kontemporer. AMZAH.
Ananda, M. A., & Masykur, S. M. (2022). Pendekatan Teologis-Normatif Dalam Studi Islam.
Anwar, R., Yunus, B. M., & Saehudin. (2009). Pengantar Studi Islam, Disusun Berdasarkan Kurikulum Terbaru Perguruan Tinggi Islam. Pustaka Setia.
Ariani, R., Kamal, T., Hakim, R., Hanafi, H., & Julhadi. (2024). Pendekatan Normatif-Teologis Dalam Studi Islam. An Najah (Jurnal Pendidikan Islam Dan Sosial Keagamaan), 3(4), 227–235.
Arifin, S. (2009). Studi Agama: Perspektif Sosiologis & Isu-isu Kontemporer. UMM Press.
Baidi. (2010). Agama dan Multikulturalisme: Pengembangan Kerukunan Masyarakat Melalui Pendekatan Agama. Journal of Religious Studies, 10, 1–29. https://doi.org/https://doi.org/10.20885/millah.ed.khus.art1
Daya, B. (2004). Agama Dialogis: Merenda Dialektika Idealita dan Realita Hubungan Antaragama. LKiS.
Farikhatin, A. (2013). Membangun Keberagamaan Inklusif-Dialogis di SMA Piri I Yogyakarta (Pengalaman Guru Agama Mendampingi Peserta Didik di Tengah Tantangan Radikalisme). Maarif, 8(1).
Ghazali, D. A., & Gunawan, H. (2015). Studi Islam: Suatu Pengantar Dengan Pendelatan Interdisipline. PT Remaja Rosdakarya.
Habibi, M. M. (2017). Corak Pendidikan Islam Inklusif. Jurnal EL-Tarbawi, X(1), 35–48.
Hasanah, H. (2013). Pengantar Studi Islam. Penerbit Ombak.
Ismail, F. (2014). Dinamika Kerukunan Antarumat Beragama. PT Remaja Rosdakarya.
Jamil, M. M. (2011). Multikulturalisme Dalam Perspektif Agama dan Kepercayaan (Menimbang Islam Kultural). Nasional Pelaksanaan Multikulturalisme Dalam Pembangunan Kebudayaan Dan Pariwisata, 1–16.
Muhaimin, Mujib, A., & Mudzakkir, J. (2012). Studi Islam Dalam Ragam. Kencana.
Mustafa, M. D. (2006). Reorientasi Teologi Islam Dalam Konteks Pluralisme Beragama (Telaah Kritis dengan Pendekatan Teologis Normatif, Dialogis dan Konvergensif). Jurnal Hunafa, 3(2), 129–140.
Na’im, N., & Sauqi, A. (2010). Pendidikan Multikultural, Konsep dan Aplikasi. Ar-Ruzz Media.
Nasution, H. (1992). Teologi Islam. UI Press.
Nata, A. (2004). Metodologi Studi Islam. PT RajaGrafindo Persada.
Nata, A. (2011). Studi Islam Komprehensif. Prenadamedia Group.
Pransiska, T. (2017). Menakar Pendekatan Teologis-Normatif Dalam Memahami Agama di Era Pluralitas Agama di Indonesia. Turast: Jurnal Penelitian & Pengabdian, 5(1), 77–87.
Rachmat, N. (2013). Reaktualisasi Teologi Islam Dalam Pendidikan. Reaktualisasi Teologi Islam Dalam Pendidikan, 9(1), 1–14.
Santoso, K. (2022). Dinamika Pemikiran Islam Dalam Konsep Islam Dogmatis.
Shaifudin, A. (2017). Memaknai Islam dengan Pendekatan Normatif. El-Wasathiyah: Jurnal Studi Agama, 5(1), 1–14. https://doi.org/https://doi.org/10.35888/el-wasathiya.v5i1.3023
Sholikha, D. W., Syahidah, W. N., & Anwar, N. (2023). Metodologi Studi Islam: Tinjauan Filosofis, Sejarah, dan Teologis dalam Pencarian Kebenaran Keagamaan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26557–26565. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.10894
Zainuddin. (2013). Solusi Mencegah Konflik Antarumat Beragama. https://uin-malang.ac.id/r/131101/solusi-mencegah-konflik-antarumat-beragama.htm
Zulaiha, S. (2017). Pendekatan Metodologis dan Teologis Bagi Pengembangan dan Peningkatan Kualitas Guru MI. Ar-Riyah: Jurnak Pendidikan Dasar, 1(01), 45–64. https://doi.org/https://doi.org/10.29240/jpd.v1i1.220
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Ghifary Ramadani Mallo

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





