Konsep Mītsāqan Ghalīẓan dan ‘āsyirūhunna bil-ma‘rūf Dalam QS. an-Nisa: 19-21 terhadap Problematika “Marriage Is Scary”
DOI:
https://doi.org/10.61683/isme.vol31.2025.73-82Kata Kunci:
Marriage is scary, Mītsāqan ghalīẓan, āsyirūhunna bil-ma‘rūfAbstrak
Fenomena “marriage is scary” merepresentasikan ketakutan generasi muda, khususnya Gen Z, terhadap institusi pernikahan. Ketakutan ini dipicu oleh berbagai faktor seperti budaya patriarki, konflik rumah tangga, pengaruh media sosial, dan pergeseran nilai-nilai sosial. Penelitian ini bertujuan untuk merespons fenomena tersebut dengan meninjau konsep ketahanan rumah tangga dalam perspektif al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research), yang menelusuri ayat-ayat al-Qur’an mengenai nilai-nilai pernikahan. Temuan utama menunjukkan bahwa al-Qur’an menawarkan prinsip ketahanan rumah tangga melalui dua konsep sentral, yaitu mītsāqan ghalīẓan (perjanjian yang kokoh) dan ‘āsyirūhunna bil-ma‘rūf (bergaul dengan istri secara baik). Kedua prinsip ini menekankan pentingnya komitmen spiritual, etika mu‘āsyarah, dan tanggung jawab timbal balik dalam membentuk keluarga yang sakinah, mawaddah, wa raḥmah. Dengan demikian, al-Qur’an memberikan solusi konseptual dan praktis untuk menjawab kecemasan generasi muda terkait pernikahan, serta menawarkan kerangka nilai yang kokoh dalam membangun relasi rumah tangga yang harmonis dan adil.
Referensi
Abdul kodir, F. (2019). Qiraah Mubadalah. IRCisoD.
Ad-Dimasyki, I. I. bin U. bin K. (2004). tafsir al-Qur’an al-’Azim. Pustaka Imam syafi’i.
Al-Ashfahani, A.-R. (2017). al-Mufaradat fi Gharib al-Qur’an. Pustaka Khazanah fawa’id.
Al-Imam Jalaluddin, M. (n.d.). Tafsir Jalalain. Pt. Elba Fitrah Mandiri Sejahtera.
Al-Jawi, M. N. (2006). At-Tafsirul Munir li Ma’alimit Tanzil. Darul Fikr.
Al-Mahalli, J., & As-Suyuthi, J. (2004). Tafsirul Jalalain pada Hasyiyyatus Shawi ‘ ala Tafsiril Jalalain,. Darul Fikr.
Al-nahwi, M. bin Y. I. H. (2001). Tafsȋr Al-Bahr Al-Muhȋth,. Dar Al-Kutub Al-‘Ilmiyah.
As-Shawi, A. bin M. (2004). Hasyiyyatus Shawi ‘ alā Tafsirīl Jalālain. Dar Fikr.
At-Thabari, A. J. (2000). Jami’ Al bayan fii Ta’wil Al-qur’an. Muassasah Risalah.
At-Thabari, M. bin J. (n.d.). Tafsir at-Thabari. Pustaka Azzam.
Az-Zuhaili, W. (2013). Tafsir al-Munir. Gema Insani.
Comission, E. (2016). 済無No Title No Title No Title. 4(1), 1–23.
Fikri, M., Amelia, A. R., & Indonesia, U. A. (2024). Terjebak dalam Standar Tiktok : Tuntutan yang Harus Diwujudkan ? ( Studi Kasus Tren Marriage is Scary ). 03(09), 1438–1445.
Halizah, L. R., & Faralita, E. (2023). Budaya patriarki dan kesetaraan gender. Wasaka Hukum, 11(1), 19–32. https://www.ojs.stihsa-bjm.ac.id/index.php/wasaka/article/view/84
Hamka. (n.d.). Tafsir al-Azhar. Pustaka Nasional PTE LTD.
ibnu Asyur, M. T. (1984). ‘Ȃsyȗr, al-Tahrȋr wa al-Tanwȋr. Dar At-Tȗnisȋah.
Maulida, A. B. (n.d.). FENOMENA MARRIAGE IS SCARY DAN FAKTOR PENYEBAB MUNCULNYA DALAM MASYARAKAT MODERN.
Oktaviani, D., Indonesia, U. I., & Indonesia, U. I. (2025). ANALYSIS OF THE MARRIAGE IS SCARY PHENOMENON AMONG GENERATION Z : A PERSPECTIVE OF ISLAMIC LAW SOCIOLOGY. 4(1), 422–439.
Quthb, S. (2001). Tafsir Fi Zhilalil al-Qur’an. Gema Insani.
Ramadantica, I. (2024). Community Empowerment : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat. Community Empowerment : Jurnal Pengandian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 20–26. https://doi.org/10.15575/commen.v2i2.1005
Shihab, Q. (n.d.). Tafsir al-Misbah. Lentera Hati.
Siswanto. (2021). Memahami Makna Mitsaqan Ghalizan dalam Al-Qur’an (Respon Terhadap Problematika Hukum Pernikahan Di Indonesia). Jurnal Tafakkur, 2(1).
Tirta, K. D., & Arifin, S. N. (2025). Studi Fenomenologi : Marriage is Scary pada Generasi Z. 8(3), 12–20. https://doi.org/10.26539/teraputik.833675
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Shafwatul Insani, Rindiani Putri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





